Menjaga kesehatan adalah salah satu bentuk investasi masa depan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan kita. Selain faktor genetik/ keturunan, gaya hidup juga memiliki peranan besar dalam menentukan masa depan kesehatan, contohnya adalah kebiasaan merokok. Merokok diketahui dapat mencetuskan berbagai macam masalah kesehatan, salah satunya ialah merokok sebagai penyebab gangguan tiroid. Kelenjar tiroid memiliki tugas penting dalam proses metabolisme tubuh manusia. Proses metabolisme bertujuan untuk menghasilkan energi agar organ tubuh dapat bekerja dengan baik. Namun, pemilihan gaya hidup yang kurang baik dapat mengganggu keharmonisan dalam tubuh.

Kenali Pengaruh Merokok Sebagai Penyebab Gangguan Tiroid

Kenali Pengaruh Merokok Sebagai Penyebab Gangguan Tiroid

Apa Itu Kelenjar Tiroid?

Kelenjar tiroid adalah bagian dari sistem endokrin (sistem yang mengatur hormon tubuh manusia). Kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid yang berperan dalam proses metabolisme dan keseimbangan organ tubuh manusia.

Apabila kelenjar tiroid tidak berfungsi dengan baik, maka dapat berdampak buruk pada sistem metabolisme tubuh. Produksi hormon tiroid yang berlebih dapat menimbulkan gejala-gejala seperti peningkatan denyut jantung, berkeringat lebih banyak dari biasanya, dan sebagainya. Sedangkan, kurangnya produksi hormon tiroid dapat menyebabkan gejala seperti mudah kelelahan, kedinginan, serta gejala lainnya.

Apa Saja Jenis Penyakit Tiroid?

Kelenjar tiroid yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan gangguan sistem metabolisme tubuh. Berikut adalah beberapa jenis penyakit tiroid, yakni:

Hipertiroid

Hipertiroid adalah kondisi dimana kelenjar tiroid terlalu aktif dan memproduksi banyak hormon tiroksin (T4). Hormon tiroksin yang terlalu tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan gejala-gejala sebagai berikut :

  • Gelisah
  • Cemas
  • Jantung berdebar
  • Perubahan emosi
  • Sulit tidur
  • Mudah lelah
  • Mudah merasa panas
  • Diare
  • Mudah haus
  • Gairah seksual menurun
  • Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas.

Hipotiroid

Hipotiroid adalah kondisi ketika kelenjar tiroid memproduksi sedikit hormon tiroksin. Kondisi ini dapat pula diakibatkan karena kerusakan kelenjar tiroid akibat paparan sinar radiasi atau adanya riwayat operasi pengangkatan kelenjar tiroid. Kondisi hipotiroid dapat menimbulkan gejala seperti :

  • Kelelahan
  • Denyut jantung melambat
  • Berat badan meningkat
  • Mudah lupa
  • Sensitif terhadap suhu dingin
  • Depresi
  • Konstipasi
  • Kram dan nyeri otot
  • Kulit kering dan rambut rontok
  • Gairah seksual menurun
  • Gangguan siklus haid
  • Kesemutan dan kram.

Hubungan Merokok Dengan Gangguan Tiroid

Merokok dapat menyebabkan gangguan pada lebih dari satu sistem organ, seperti paru-paru, jantung, kulit dan kelenjar tiroid. Sianida, salah satu komponen rokok tembakau, akan berubah menjadi zat tiosianat saat dihisap. Zat ini lalu akan mengganggu fungsi utama kelenjar tiroid melalui beberapa cara, yakni:

  • Menghambat penyerapan yodium ke dalam kelenjar tiroid, sehingga mengurangi produksi hormon tiroksin (T4) dan triiodothyronine (T3).
  • Menghambat produksi hormon dengan mengganggu proses pembentukan hormon pada kelenjar tiroid.
  • Meningkatkan pengeluaran yodium dari ginjal, dan
  • Meningkatkan risiko peradangan kelenjar tiroid.

Merokok juga diketahui memperburuk kondisi hipotiroid dan Penyakit Hashimoto, serta meningkatkan risiko terjadinya Penyakit Graves.

Merokok Sebagai Penyebab Gangguan Tiroid

Peradangan yang terjadi terus menerus karena merokok dapat mengakibatkan pembesaran kelenjar tiroid sehingga berisiko timbulnya penyakit Graves dan Hashimoto.

Penyakit Graves

Penyakit Graves merupakan salah satu jenis hipertiroidisme akibat gangguan autoimun yang ditandai dengan pembesaran kelenjar tiroid. Menurut penelitian, angka kejadian Penyakit Graves dua kali lebih sering ditemukan pada perokok dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Selain itu, merokok juga berkaitan dengan perburukan gejala dan respon yang lebih buruk terhadap pengobatan. 

Penyakit Hashimoto

Hubungan antara merokok dengan penyakit Hashimoto masih belum jelas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa merokok dinilai dapat mengurangi fungsi kelenjar tiroid dan memicu timbulnya Penyakit Hashimoto, terutama pada orang yang kekurangan asupan yodium.

Namun, di sisi lain, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of Cincinnati, Amerika Serikat, diketahui bahwa perokok dengan asupan yodium tinggi juga berisiko menderita Penyakit Hashimoto. Di Amerika Serikat, jumlah asupan harian yodium para penduduknya mencapai dua kali lipat dari batasan yang disarankan.

Goiter

Ada sejumlah bukti bahwa merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya goiter atau gondok. Menurut penelitian yang telah dipublikasikan di Thyroid Research and Practice, kaitan merokok dan terjadinya goiter sebagian besar terlihat pada wanita yang berusia lebih muda dan pada lansia. Wanita yang berusia muda cenderung mengalami pembesaran tiroid difus, sementara pada lansia cenderung mengalami goiter multinodular.

 

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai pengaruh merokok sebagai penyebab gangguan tiroid. Apabila Sahabat Sehat memiliki gejala gangguan tiroid seperti diatas, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

 

Referensi

  1. Ciputra Hospital. Gangguan Kelenjar Tiroid [Internet].
  2. National Health Service. Overactive thyroid (hyperthyroidism) [Internet]. 
  3. National Health Service. Underactive thyroid (hypothyroidism) [Internet]. 
  4. Shomon M, Lee D. The Cause-and-Effect Dangers of Smoking and Thyroid Disease [Internet].
  5. Åsvold B, Bjøro T, Nilsen T. Vatten L. Tobacco Smoking and Thyroid Function.ARCH INTERN MED. Vol 167 (NO. 13), July 9, 2007.p.1430-1431.

ID-NONT-00094.

Categories: Artikel